Sabtu, 08 Desember 2018

Contoh essay 300 kata dalam bahasa Inggris tentang Problem and Solution Essay; The Problem of Obesity and How to Overcome the Problem


Problem and Solution Essay;
The Problem of Obesity and How to Overcome the Problem
By: Hanim Mumtaz Salsabila Alsana
(D75217038)
Nowadays, obesity has become a serious problem. It affects an increasing number of both children and adults over the last few years. Causes of overweight must be considered and addressed effectively; however, societies will suffer from even greater health problems. In this essay, I will discuss some of the reasons why obesity becomes dangerous trouble to the children and adults and some of the challenges to be overcome.
Let’s begin by looking at one of the main causes of the obesity problem which become dangerous trouble to the children and adults. They prefer to eat fast food or takeaway meal which contain high salt and fat, rather than cooking a healthy food at home. For example, in Surabaya, children who want to go to school in the early morning have not sufficient time to eat in the house. They pick up a pre-prepared food in the supermarket to take their time. The solution is parents have to prepare meals supplies to avoid junk food eaten by children.
Another problem is that people short of doing sports. This is because of a lot of people lazy to go out of the house and doing exercise. For instance, according to Lubaba, a student of Arabic Literature said that the reason why people lazy to doing sports is lack of motivation. To tackle this issue, the government have to influence people by doing sports by make a poster and show it to the roadside.

To sum up, overweight become a serious problem because the number of people with obesity increased by the year. This problem happens because people eat unhealthy food and lazy to doing sports. In my opinion, to overcome that problem, people have to avoid junk food by cooking home-made food and government have to motivate society by showing a poster about the importance of doing sports.

Senin, 20 Agustus 2018

Antusias Warga terhadap Lomba Panjat Pinang Desa Sekardadi
Doc : Uswatun Hasanah
Lomba Panjat Pinang merupakan salah satu perlombaan warisan yang tergolong cukup unik. Lomba ini biasanya diikuti oleh laki-laki muda dan dewasa yang berkisar umur 16 hingga 35. Lomba yang tergolong cukup unik ini memiliki tujuan agar warga bergotong-royong dalam menggapai sebuah tujuan, yaitu mengambil hadiah yang tergantung di ujung pohon pinang atau jambe.

Lomba panjat pinang biasa digunakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Tak terkecuali warga RT 01 RW 01 Desa Sekardadi Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban. Setiap tahun warga RT 01 ini selalu mengadakan berbagai macam lomba yang ditujukan untuk memeriahkan HUT RI. Meskipun lomba yang di selenggarakan tidak hanya Lomba panjat pinang, namun salah satu lomba ini adalah yang paling meriah dibanding yang lain.

Antusiasme warga RT 01 dalam mengikuti perlombaan sangat diapresiasi oleh Ketua Panitia Pelaksanaan Hari Besar Nasional RT 01 RW 01 Desa Sekardadi. Disampaikan dalam sambutannya pada puncak acara Peringatan HUT RI ke-73 Ahad (19/08) malam.

“Dengan antusiasme yang sangat tinggi, saya sangat mengapresiasi berbagai macam lomba yang telah diikuti oleh semua warga dari mulai anak-anak, remaja, sampai dewasa”. Ungkap Arianto.

Selain itu, Bambang Arianto juga menyebutkan beberapa jenis perlombaan yang diadakan, yaitu Mengambil koin dalam semangka, lari kelereng sendok (kelereng yang ditaruh di atas sendok, red), memasukkan paku ke dalam botol, tepuk bola air, dan makan kerupuk untuk anak-anak.

Sedangkan perlombaan untuk remaja dan dewasa putra-putri yaitu ada balap karung, lari kelereng sendok, lari tampah, sepak bola terong, dan makan kerupuk. Semua kegiatan itu dilaksanakan mulai tanggal 10 Agustus 2018 hingga 13 Agustus 2018. Lalu dilanjutkan dengan kegiatan Malam Tirakatan dan Tahlil Bersama yang dilaksanakan pada malam 17-an.

Nabila (19), warga RT 01 menuturkan bahwa pelaksanaan peringatan hari besar nasional tahun ini lebih meriah daripada tahun kemarin, meskipun ada jenis perlombaan yang dihapuskan seperti lari gapyak yang tahun lalu diadakan namun tahun ini tidak, tetapi perlombaan yang dilaksanakan oleh panitia cukup membuat masyarakat antusias mengikutinya.

“Panjat pinang dimulai jam 3 sore setelah asar, sampai maghrib durung ngenekno (belum mendapatkan hadiah, red). Setelah maghrib masih dilanjutkan, itupun makan bakso dahulu ligek ngenekno (baru mencapai puncak, red)” Ujar Nabila. (SA)

Modul Pembelajaran Kelas 3 MI/SD

Hai-hai selamat malam semua.. Kali ini aku bakal share buku modul bahasa Inggris kelas 3 MI/SD Semoga bermanfaat :) Silahkan didownload di l...