Ketika senja menyapa
Begitu harum warna dimata
Dialah yang terindah
Yaitu rambutmu yang entahlah
Panjang sangat ku membelai
Hitam pekat bukan pelangi
Namun kaulah terindah
Yaitu rambutmu yang entahlah
Bergoyang seakan mengikuti
Derai angin yang sepoi-sepoi
Selamanya tetap terindah
Yaitu rambutmu yang entahlah
Kau berbicara dengan menatap
Namun aku tak melihat dengan mantap
Aku tertuju pada yang terindah
Yaitu rambutmu yang entahlah
Mangrove, 20 Juli 2018 18:20
Tidak ada komentar:
Posting Komentar